Masalah Bekas Tambal Tubeless

Ban sudah di tambal tubeless dan sudah cukup lama perkiraan lima bulanan, Tapi Masalah Bekas Tambal Tubelessnya bocor lagi, menjadi masalah bekas tambal tubeless.



Setiap ban yang pernah di tambal tubeless tidak menjamin awet atau tahan lama bahkan tidak sampai penggunaan ban sampai botak, karena masalah bekas tambal Tubeless Bukan Solusi Utama dan perlu di fahami bahan yang di buat untuk tambal tubeless itu memang di produksi tidak untuk bertahan lama, teknik menambal nya pun sangat simpel, karena memang diciptakan untuk menambal sementara.


Faktor nya karena pada karet ban mobil tersebut pada area pinggir yang  bekas  di tubeless mulai melemah dan sedikit retak, di dorong oleh sirkulasi angin dalam ban dan menimbulkan panas dan si bahan tambelan tersebut tidak kuat lagi menahan atau bahan nya mulai rapuh, maka terjadilah kebocoran terulang kembali.

Kita pun tidak bisa menyalahkan si tukang tambal nya, jika suatu saat terjadi ban bocor karena bekas di tambal tubeless, mengingat dari pembuatan bahan tersebut dan memang di gunakan dengan cara menambal yang simpel dan bersifat sementara.


Kenapa material untuk menambal ban tubeless tidak tahan lama
• Bahan di buat hanya dari gumpalan benang atau susunan benang yang hanya di lapisi lem.

Selain itu juga faktor karena kondisi pada ban sudah mulai botak akibat nya ber masalah bekas tambal tubeless nya tak mampu menahan tekanan angin dari dalam ban, karena jika ban sudah botak kondisi karet ban pun sudah mulai getas atau kaku, jadi jangan lah melakukan penambalan ulang mengenai hal ban sudah botak hendak nya wajib mengganti ban yang layak di pakai, demi keselamatan sobat saat melakukan perjalanan dan terhindar dari hal hal yang tak di ingin kan.

Masalah bekas tambal tubeless yang terjadi kebocoran lagi juga bisa terjadi karena ban yang tertancap benda tajam tersebut terlalu besar, sehingga karet penyumbat yang di pakai sebagai bahan penambal nya tidak kuat untuk menahan tekanan angin yang ada di dalam ban tersebut.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel