Cairan Ban Tubeless, Berikut Cara Perawatannya

Cairan ban Tubeless sering menjadi kendala utama di Ban.
Saat di isi angin tidak bisa karena lubang pentil suka mampet, atau pentil suka rusak. Hal seperti itu sering terjadi disaat saya melayani pelanggan saya, saat mau isi tambah Angin Nitrogen ( merawat ban )



Sebelum saya membahas pada Cairan ban tubeless, Berikut cara perawatannya maka, izikan saya bercerita sedikit tentang pengalaman saya, Sebelum ke topik pembahasan Cairan ban tubeless agar tidak merusak pentil yang akan saya jadikan tips kepada anda.

   Disaat pagi saya buka outlet Nitrogen tepat nya pagi jam 7, Seorang bapak datang mau isi angin nitrogen karena ban nya sudah kempes parah bagian ban belakang nya, Akhirnya saya tarik selang, sambil set tekanan angin ban belakang sesuai standar nya (33psi), begitu cuckh angin saya masukan ke lubang pentil untuk tahap pengisian, Dan saya sambil lihat angka mengarah ke mesin Inflator set. Hampir 7detik tidak ada nya menunjukan angka tekanan awal sisa angin nya, Sambil ''berkata bapak itu'' Mas angin nya kok ngak masuk-masuk, Lalu saya bergerak untuk ambil suatu alat untuk membuka Spuyer pentil pada bagian dalam lubang pentil, Saat mau saya lepas sangat susah sekali. Saya pun langsung menebak sambil berkata "Pak Spuyer pentil tidak bisa dibuka penyebab cairan anti bocor sudah beku" Saya sambil menatap wajah bapak tersebut sepertinya agak kesal dengan penyebab masalah tersebut. "Hhhmmm gimana bapak tersebut ngak kesal yahhhh, alamat berangkat kerja pasti jadi telat sampai kantor. Akhirnya hampir kurang 20menit saya bongkar dop pentil, Dan saya ganti dengan Dop pentil baru. Akhirnya Angin Nitrogen nya sudah bisa terisi ke dalam ban, Akhirnya masalah sudah teratasi.

   Menggunakan cairan anti bocor pada ban tubeless kendaraan anda, adalah penting demi menjaga keamanan dalam berkendara anda, Meski kendala yang dihadapi sering terjadi mampet pada bagian pentil disaat mau isi angin, dan berikut cara mengatasi cairan ban tubeless dan berikut cara perawatannya
Berikut solusinya :

   1. Jika anda menggunakan cairan tersebut.
Di anjurkan menggunakan Angin Nitrogen karena dingin untuk di ban dan labih efektif untuk cairan tersebut, termasuk salah satu bagian merawat ban.

   2. Cairan anti bocor tidak cocok dengan menggunakan angin kompresor.
Karena suhu pada angin kompresor cepat panas, Sehingga cairan tersebut tidak berfungsi / beku, Jika dalam keadaan darurat menggunakan angin kompresor, sebaiknya secepat mungkin ganti baru dengan angin nitrogen.

   3. Merawat Ban, selalu perhatikan tekanan angin
Dijaga kondisi tekanan angin selalu normal, Jangan sampai pemakaian terlalu kempes atau tekanan dibawah tidak normal, akibatnya reaksi cairan tersebut tidak berfungsi dan efektivitas cairan tersebut tidak menutup dengan sempurna.

   4. Rutin dalam pengurasan angin nitrogen (isi baru).
Sangat di anjurkan sekali untuk ban tubeless motor, selalu kuras angin nitrogen dalam satu bulan sekali, Agar terhindar terjadinya penutupan lubang pentil ketika mau ngisi tambah angin.

Sekian informasi tentang. Cairan Ban Tubeless, berikut cara perawatannya Semoga informasi ini bisa bermanfaat dan menambah pengetahuan anda.
Terimakasih

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel